KIAT SUKSES GURU DALAM MENYUSUN PORTOFOLIO

(Oleh: Zikwan, S.Pd.)

Saat ini guru mulai merasakan adanya perhatian yang tinggi dari pemerintah. Perhatian itu antara lain dengan 20% APBN untuk bidang pendidikan, yang sedikit banyak akan berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan guru. Akan tetapi yang paling dirasakan oleh guru adalah dengan adanya program sertifikasi guru dalam jabatan yang telah dimulai sejak beberapa tahun yang lalu.

Undang-undang No 14 tahun2005 Tentang Guru dan dosen, PP No 19 Tahun 2005  tentang Standar Pendidikan Nasional, PP No 74 Tahun 2008 tentang Guru mengisyaratkan bahwa guru wajib memiliki Kualifikasi Akademis, Kompetensi dan Sertifikasi Pendidikan serta Permendikanas No 10 tahun 2009 tentang Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan.

Sertifikasi  yang dibuktikan dengan sertifikat pendidik dapat diperoleh dengan dua cara yaitu uji kompetensi dalam bentuk penilaian portofolio dan pemberian sertifikat pendidik secara langsung bagi guru yang memenuhi syarat. Untuk melaksanakan Permendiknas No 10 tahun 2009 melalui portofolio, diharapkan guru yang akan disertifikasi harus memliki Buku Pedoman Tentang cara menyusun Dokumen Portofolio (lihat di direktori peraturan tentang dokumen portofolio).

Dalam menyusun portofolio yang perlu diperhatikan dan dicermati seorang guru adalah:

  1. Bagi Guru yang sudah memenuhi syarat untuk disertifikasi melalui kebijakan daerah masing-masing biasanya berdasarkan criteria Umur yang didahulukan serta kebijakan lainnya (guru berprestasi) dan guru yang memenuhi kualifikasi minimal S1 atau D4
  2. Siapkan mulai sekarang dan bentuk TIM WORK di Sekolah maupun dirumah untuk mengumpulkan data-data dokumen piagam maupun sertpikat diklat-diklat (penataran), seminar
  3. Lalu susun berdasarkan tahun diterbitkannya document tersebut yang ASLI
  4. SK angkatan. 100% SK Terakhir, Ijazah S1, S2 SK Mutasi (kalau Mutasi) semua dimasukan dalam file tersendiri (awas hilang)
  5. agi guru swasta ataupun guru sukarelawan honorer mintalah SK pengangkatan dari yayasan atau SK dari dinas terkait menjadi guru sukarelawan maupun honorer jangan lupan NUPTK
  6. Mintalah Contoh kepada teman seprofesi atau dokumen yang sudah dinilai atau yang sudah lulus.
  7. Siapkan 5 Contoh RPP dengan materi yang berbeda dan semester yang berbeda sesuai tugas mengajar (Bidang Studi)
  8. Yang sudah lulus jangan ego bantulah teman, bagi pengalaman.
  9. Diharapkan tidak membuat dokumen yang aspal (asli tapi palsu)
  10. Mulai hari ini aktif di sekolah mintalah surat tugas apabila melakukan suatu kegiatan Atau pun membuat karya-karya (Lukis, Puisi, Patung, Kaligrafi, Peta Buta dari kertas koran), Alat peraga  (media pembelajaran) yang orsinil (IPA : Priscope dari paralon Dll) Foto-Foto kegiatan jangan hilang
  11. Lakukan Kegiatan-kegiatan sosial dimasyarakat (sunatan masal, Panitia Kurban,  Panitia-panitia ataupun Jabatan di Masyarakat mintalah SK ataupun piagamnya (foto-foto kegiatan jangan hilang)
  12. Buatlah PTK, Makalah,  yang berkaitan dengan pendidikan jangan menjiplak ataupun copy paste (jangan takut salah membuat PTK) mintalah bimbingan kepada teman ataupun di KKG
  13. Buat Modul Bahan Ajar Sendiri
  14. Artikel, Karya tulis (puisi, Sajak) masukan ke jurnal surat kabar lokal mapun nasional apabila dimuat gunting.
  15. Siapakan 10 Komponen Portopolio lalu masukan per komponen setiap komponen dibatasi oleh kertas warna sesuai dengan ketentuan
  16. Setelah tersusun dan periksa kembali lalu potocopy jilid
  17. Cover, daftar isi  sesuai petunjuk atau contoh (tanda tangan jangan lupa)
  18. Siapkan pas poto dan materi pendukung lainnya
  19. Jangan Panik ataupun takut salah (hindari masukan dari teman yang belum lulus, yang sudah lupus pun jangan menakut-nakuti, sebaliknya bantulah teman agar bisa lulus portofolionya)
  20. Jangan terobsesi nilai lebih yang penting 850 lulus lebih besar yah lebih bagus
  21. Kerjasama (team work) sangat penting
  22. Pendekatan kepada atasan langsung Pengawas Kepsek Jalinlah mulai sekarang yang baik dan sehat
  23. Hindari oknum yang sanggup menyusun dengan imbalan maupun janji-janji buatlah keyakinan atas kemampuan sendiri (itulah Guru Profesional)
  24. Setelah lulus Jadilah Guru yang Profesional sesuai amanat UU

Demikian sekilas kiat yang bisa dijadikan alternatif bagi rekan-rekan guru yang akan mengikuti Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui penyusunan portofolio. Semoga bisa membantu.

One thought on “KIAT SUKSES GURU DALAM MENYUSUN PORTOFOLIO

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s